LOADING

Type to search

Bahaya Infeksi Saluran Kemih

Share

Bahaya infeksi pada saluran kemih (ISK) memang harus di ketahui oleh seluruh masayrakat. Mengingat jenis penyakit ini cukup berbahaya, maka Kamu tidak boleh remehkan begitu saja. Bahkan pengidap dari penyakit ini di Indonesia bisa mencapai 100 kasus untuk per 100 ribu penduduk setiap tahunya. Walaupun ini bukanlah penyakit yang berbahaya, tapi Kamu juga tidak boleh mengabaikan begitu saja penyakit ini.

Infeksi saluran kemih sendiri merupakan sebuah kondisi dimana organ yang terdapat di dalam sistem kemih seperti ginjal, ureter, uretra dan kandung kemih mengalami adanya infeksi. Jenis infeksi ini sendiri biasanya lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria. Hal ini tidak lain karena ukuran uretra wanita yang memang lebih pendek, sehingga perpindahan bakteri lebih cepat.

Ada beberapa penyebab penyakit ini bisa timbul, biasanya disebabkan karena adanya bakteri E. coli yang melakukan perpindahan dari anus ke vagina. Perpindahan ini sendiri bisa disebabkan karena adanya banyak faktor seperti kesalahan dalam membersihkan miss V yaitu dari belakang ke depan. Tak hanya itu saja, penyakit ini jika dibiarkan begitu saja maka akan menyebabkan bahaya.

Bahaya Infeksi Saluran Kemih

  1. Gangguan pada ginjal

Bahaya adanya infeksi pada saluran kemih yang pertama adalah gangguan pada ginjal. Seseorang yang mengidap ISK ini ternyata akan memudahkan bakteri untuk naik kemudian masuk ke ginjal. Kondsi seperti inilah yang akan membuat seseorang lebih rentan untuk terkena infeksi pada ginjal. Penyakit ini sendiri biasanya disebabkan karena adanya nyeri punggung, demam, hingga mual.

  1. Sepsis

Adapun bahaya infeksi saluran kemih yang selanjutnya adalah munculnya penyakit sepsis. Ini merupakan komplikasi yang bisa terjadi apabila infeksi bakteri yang menyebabkan penyakit ISK mulai menyebar pada tubuh melalui aliran darah.

  1. Penyempitan uretra

Penyempitan uretra yang terjadi pada pria ini akan menghambat aliran urin untuk keluar. Uretra sendiri merupakan saluran yang digunakan untuk mengalirkan urin dari kandung kemih untuk dikeluarkan. Apabila kondisi ini terjadi maka juga akan menyebabkan  masalah lainnya seperti peradangan dan infeksi.

  1. Melahirkan premature dengan berat badan yang rendah

Adapun bahaya berikutnya yang diakibatkan karena adanya infeksi saluran kemih adalah seorang wanita lebih rentan untuk melahirkan premature. Dimana hal ini merupakan proses melahirkan yang tidak sesuai dengan jadwal. Selain itu, biasanya kondisi berat badan bayi tersebut juga cukup rendah.

Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

Selain bahaya infeksi saluran kemih, Kamu juga perlu untuk mengatahui bagaimana proses penyembuhan penyakit infeksi saluran kemih ini. Pengobatan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan antibiotik. Antibiotik ini sendiri berfungsi untuk membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi tersebut. Biasanya antibiotik tersebut sudah diresepkan oleh dokter.

Apabila bakteri tersebut tidak segera dihilangkan secara tuntas, maka seseorang akan memiliki peluang yang tinggi untuk terkena infeksi ini. Tak hanya itu saja, para pasien infeksi ini biasanya juga disarankan untuk mengkonsumsi air putih, hal ini berguna untuk menyiram bakteri. Selain itu biasanya pasien juga akan diberikan obat yang mampu meredakan rasa sakit hingga demam.

Adapun hal penting yang wajib Kamu ketahui selain risiko infeksi pada saluran kemih di atas yakni bagaimana cara mencegah penyakit ini. Ada beberapa cara yang bisa Kamu lakukan untuk melakukan pencegahan pada penyakit ini seperti tidak menahan kencing, membersihkan area kemaluan dari bagian depan ke belakang, mengkonsumsi air yang banyak.

Selain itu, tidak menggunakan pewangi pada area kewanitaan atau produk yang serupa. Kemudian membersihkan area genital apabila sudah selesai melakukan hubungan sesksual, dan membuang air kecil setelah melakukan hubungan seksual. Demikian informasi tentang bahaya infeksi saluran kemih yang harus Kamu waspadai, semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *